Menghitung cicilan dengan bunga Menurun, Tetap dan Anuitas dengan Excel


Banyak orang bertanya, bagaimana cara bank menghitung angsuran kredit per bulan?
Apakah perbedaan metode flat, efektif dan anuitas ? Artikel di bawah akan membahas perbedaan ketiga sistem bunga kredit tersebut

Sebelum membahas perhitungan bunga, perlu diketahui rumus berikut, bahwa cicilan kredit merupakan jumlah dari cicilan pokok ditambah bunga.

Cicilan per Bulan = Cicilan Pokok  + Bunga


Cicilan Kredit Metode Bunga Menurun / Efektif

Metode ini menghitung bunga berdasarkan saldo pinjaman pokok dari bulan sebelumnya, sedangkan untuk cicilan pokok, besarnya  adalah sama setiap bulannya. Contoh, jika anda meminjam sebesar Rp 600 juta selama 120 bulan (10 tahun) dengan bunga sebesar  10% per tahun, maka:

Cicilan Pokok = Rp 600 juta / 120 bulan = Rp 5 juta/bulan
Bunga = Saldo pokok bulan sebelumnya x 10% / 12

Jadi, cicilan bulan pertama:
Cicilan pokok = Rp 5 Juta
Bunga Efektif = Rp 600 juta x 10% / 12 = Rp 5.000.000
Jumlah cicilan #1 = Rp 10 Juta

Cicilan bulan kedua:
Cicilan pokok = Rp 5 Juta
Bunga Efektif = Rp 595 juta x 10% / 12 = Rp 4.958.333
Jumlah cicilan #2 = Rp 9.958.333

Melalui tabel di bawah, bisa dilihat bahwa jumlah cicilan (angsuran) tiap bulan akan terus mengecil. Ini dikarenakan faktor bunga yang menurun seiring berkurangnya pokok pinjaman.

Download menghitung angsuran dengan bunga Menurun, Tetap dan Anuitas dengan Excel


Cicilan Kredit Metode Bunga Tetap / Flat

Dengan metode ini, cicilan kredit adalah sama setiap bulannya. Ini dikarenakan bunga dihitung dari awal anda mengambil kredit. Misalnya, anda meminjam Rp 600 juta selama 120 bulan. Bunga kredit adalah metode bunga flat sebesar 5.37% per tahun. Maka:

Cicilan Pokok = Rp 600 juta / 120 bulan = Rp 5 juta per bulan
Bunga = Rp 600 juta x 5.37% / 12 = Rp 2.685.000 per bulan
Jumlah cicilan per bulan = Rp 7.685.000 selama 120 bulan

Download menghitung angsuran dengan bunga Menurun, Tetap dan Anuitas dengan Excel


Cicilan Kredit Metode Anuitas

Metode anuitas adalah metode menghitung cicilan kredit yang biasanya dipakai oleh bank konvensional (semua kredit konvensional menggunakan metode anuitas). Metode anuitas merupakan modifikasi dari metode efektif dan flat. Efek yang ingin dicapai dari metode anuitas ini adalah supaya jumlah cicilan tiap bulan tetap. Sedangkan, bunga per bulan menurun seiring waktu.
Misalnya anda meminjam sebanyak 600 juta selama 120 bulan dengan bunga 10% per tahun. Maka:

Cicilan per bulan = Rp 7,929,044 (menggunakan rumus bunga anuitas. Kalau di excel, menggunakan function NPER)
Bunga = Pokok x 10% / 12
Cicilan pokok = Cicilan per bulan – bunga

Download menghitung angsuran dengan bunga Menurun, Tetap dan Anuitas dengan Excel

Bisa dilihat di table bahwa dengan metode anuitas, jumlah cicilan akan sama setiap bulan, sedangkan faktor cicilan yang dialokasikan untuk membayar pokok akan terus meningkat (dan bunga menurun).

Apa yang Perlu Diperhatikan dengan Metode Anuitas?

Karena kebanyakan bank di Indonesia menggunakan metode anuitas di dalam perhitungannya, hal-hal ini lah yang perlu anda perhatikan:

Di masa awal, lebih dari 50% dari cicilan kredit yang anda bayar tiap bulan akan digunakan untuk membayar bunga, dan kurang dari 50% untuk membayar hutang pokok.
Jumlah hutang pokok ini akan berpengaruh di saat anda ingin melunasi kredit lebih awal, atau ketika anda akan mengambil kredit Take Over.
Oleh karena itu, mintalah jadwal amortisasi hutang (jadwal pembayaran) dari bank. Dokumen ini akan memberikan simulasi jumlah hutang pokok yang tersisa setiap bulannya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please do not Spam, We will report your account to Google and add it as Spammer. Thanks

Kuta Dana Mitra feeds