Kredit Ditolak Karena BI Checking? Ini Solusinya


Anda pernah ditolak oleh bank saat mengajukan kredit karena alasan catatan buruk di BI Checking? Ternyata, Anda pun bisa mengecek riwayat kredit Anda dan mengurusnya di Bank Indonesia. Bagaimana caranya?
BI Checking ini memang menjadi momok tersendiri bagi mereka yang hendak meminjam atau mengajukan kredit ke bank. Dalam pengertiannya, BI Checking adalah nama lain dari Informasi Debitur Individual (IDI) Historis. Karena daftar ini hanya dimiliki oleh Bank Indonesia (BI).
Karena itu, proses permintaan sejarah kredit debitur ini disebut sebagai BI Checking. Jadi, baik atau tidaknya riwayat kredit seorang nasabah akan terdata dan dapat terlihat pada Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia.

Berapa Nilai Kredit Anda?

Informasi debitur ini wajib diberikan oleh Biro Informasi Kredit (BIK) yaitu bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan aset lebih dari 10 milyar rupiah. Lembaga keuangan lain yang ingin ikut BIK bersifat sukarela. Nah, jika Anda pernah melakukan kredit melalui anggota BIK, maka performa Anda saat melakukan kredit akan dinilai dengan indeks 1 untuk kredit lancar hingga 5 untuk  kredit macet.
Jika performa Anda selama kredit memiliki nilai lebih dari 3, ada kemungkinan Anda akan ditolak untuk pengajuan kredit selanjutnya. Walau begitu, kebijakan bank satu dengan bank lain berbeda. Jadi, Anda masih bisa mencoba mengajukan kredit ke bank lain jika di bank tertentu Anda ditolak.
Masalahnya, terkadang Anda sebagai debitur tidak sadar bahwa Anda telah masuk pada daftar hitam ini. Karena itulah, tidak ada salahnya jika Anda mencoba melakukan BI Checking sendiri. Melakukannya tidak sulit, namun bisa jadi butuh sedikit dari waktu luang Anda. Bagaimana caranya?

Cara Cek

Cara mengecek IDI Historis ada beberapa macam. Bisa melalui bank tempat Anda mengajukan kredit, bisa Anda lakukan sendiri, bisa juga melalui jasa pengecekan yang akhir-akhir ini Anda temui di internet. Menggunakan jasa atau melalui bank boleh saja,  namun sebenarnya pengecekan yang dilakukan sendiri ini juga tidak kalah sederhana.
  1. Sebelumnya, Anda perlu mengakses situs web resmi Bank Indonesia terlebih dahulu. Di opsi Moneter, kemudian Informasi Kredit, kemudian Permintaan IDI Historis. Dalam halaman Permintaan IDI Historis, Anda akan menemukan sebuah formulir yang harus Anda isi.
  2. Dalam formulir tersebut ada beberapa data pribadi yang harus Anda isikan seperti nama lengkap, alamat surel (surat elektronik atau email), jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telepon, nama ibu kandung, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM), dan alasan permintaan IDI.
  3. Setelah formulir tersebut Anda isi dengan lengkap, klik tanda kirim dan tunggu balasan di kotak masuk surel Anda. Lama balasannya bervariasi, antara empat hari hingga seminggu.
  4. Di poin ini, Anda akan menerima balasan dari BI. Di sini Anda akan diberitahu apakah nama Anda tercatat dalam IDI Historis. Jika nama Anda tidak tercatat, berarti Anda belum pernah melakukan kredit atau pernah melakukan kredit di lembaga keuangan yang tidak masuk dalam BIK.

Perorangan atau Badan Usaha?

Hal pertama yang wajib Anda ketahui adalah, pengecekan BI Checking ini berbeda antara perorangan dan badan usaha. Sebab, dokumen dan kelengkapannya pun berbeda. Apa saja perbedaannya;
Perorangan
  • Menyerahkan fotokopi identitas diri dengan menunjukkan identitas diri asli antara lain Kartu Tanda Penduduk/KTP atau Kartu Izin Tinggal Sementara/KITAS.
Badan usaha
  • Serahkan fotokopi identitas badan usaha (akta pendirian perusahaan dan perubahan anggaran dasar terakhir yang memuat susunan dan kewenangan pengurus), serta fotokopi identitas diri (KTP atau KITAS) dari pengurus yang mengajukan permintaan IDI Historis. Tunjukkan juga identitas asli badan usaha dimaksud atau fotokopi identitas badan usaha yang telah dilegalisir, dan identitas asli diri dari pengurus yang mengajukan permintaan IDI Historis.
  • Sebuah permintaan IDI Historis atas nama perusahaan dapat dikuasakan kepada pejabat atau pegawai perusahaan. Nantinya, penerima kuasa menyerahkan surat kuasa asli, fotokopi identitas badan usaha dan identitas diri pemberi kuasa dan penerima kuasa, dengan cara menunjukkan identitas asli badan usaha dimaksud atau fotokopi identitas badan usaha yang telah dilegalisir, serta identitas diri asli dari pemberi kuasa dan penerima kuasa.
  • Harus dicatat! Bila ada perbedaan antara susunan pengurus yang berwenang sesuai anggaran dasar perusahaan dengan data yang terdapat dalam SID, maka permintaan IDI Historis tidak dapat dipenuhi.

Bagaimana Mengurusnya?

Jika Anda tercatat dalam database, maka hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mencetak balasan dari BI tersebut. Jika Anda tinggal di Jakarta maka Anda bisa langsung menuju ke Gerai Info Bank Indonesia di Gedung B, Lobby Menara Sjafruddin Prawiranegara. Saran dari kami, kenakanlah pakaian sopan dan rapi, bersepatu, dan berkemeja bagi pria.
Pengurusan ini dibuka pada hari kerja mulai dari pukul 08.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Agar Anda tidak menunggu terlalu lama, perlu dipahami bahwa waktu istirahat Gerai Info adalah dari jam 11.00 WIB hingga jam 13.00 WIB.


Jika Anda tinggal di luar Jakarta, Anda bisa langsung menuju Kantor Bank Indonesia kota atau provinsi setempat, di Kantor Kelompok Kajian, Survei, dan Statistik atau Kantor Tim Pengawasan Bank.
Anda perlu membawa balasan yang telah dicetak bersama dengan KTP asli. Pengambilan bisa dikuasakan hanya kepada orang tua, anak atau pasangan dengan melampirkan Kartu Keluarga dan Surat Kuasa bermaterai.
Mudah bukan? Nah, bila Anda merasa masuk dalam daftar ini, cobalah untuk mendaftarnya sekarang juga.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tanya jawab permasalahan BI checking dan Solusinya


mama cesa

oom/tante, saya memang sepertinya pasti black list, karena ada kartu kredit yang tidak saya bayarkan lunas sampai hari ini. jika saya BI checking dengan data baru saya, apakah BI akan sampaikan ke bank bersangkutan sebagai tambahan data ?
Karena saya sudah cukup berhubungan dengan mereka dan tidak mau berhubungan lagi dengan bank.
Mohon sarannya.

    Admin

    Halo, Mama Caesa. Pada dasarnya Bank Indonesia hanya sebagai sentralisasi data nasabah dari seluruh institusi keuangan. Jika terkena histori kredit tidak bagus (blacklist), maka yang berhak untuk mengubah data histori tersebut adalah bank penerbit kartu kredit yang tagihannya belum Anda lunas bayarkan.

    Sebaiknya Anda datang ke bank penerbit, utarakan niat baik untuk melunasi utang kartu kredit Anda, minta surat tanda lunas, setelah itu minta agar bank tersebut memulihkan data Anda di BI. Jika masih belum dilakukan, silahkan bawa permasalahan ini ke OJK (pengaduan konsumen), nanti akan dimediasi untuk penyelesaian permasalahan Anda.

    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.
        mama cesa

        OK, terima kasih banyak atas informasinya.
        Karena agak kesulitan untuk mengambil kredit rumah tanpa adanya BI checking.
        Thanks ya..
            Admin

            Sama-sama, Mama Cesa :)
                Admin Pendana

                pak saya mau menayakan SID saya pada tgl 26-05-2015 saya tercatat dalam SID BI by email berikutnya tgl 27-05-2015 saya dapt email tidak tercatat dalam SID BI status saya saat ini apakah bisa mengajukan pinjman ke bank lainn mkash(saya sudah peringkat 5 waktu itu tetapi sudah saya lunasi 1 thun yang lalu
                Admin

                Halo, Anton. Untuk informasi bagi Anda, history pinjaman akan ditampilkan selama 2 tahun, kalau sebelumnya tercatat di SID BI maka data history-nya tetap ada di BI. Jika peringkat kolektabilitas 1 dalam setahun terakhir kemungkinan bisa diajukan. Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.
                Admin Pendana

                ok mksh pak atas jawabnya tapi saya sudah peringkat 5 susah untuk mengembalikan nama baik y pak apa lagi mengajukan pinjaman KTA MANDIRI jadi trauma kalo ditolak ,Butuh berapa bulan ya pak untuk mengembalikan nama baik tersebut agar bisa meminjam ke bank lain lagi tanpa ada masalah
                Admin

                Hai, Anton. Setelah mengurus BI Checking, otomatis riwayat kredit Anda akan pulih kembali seperti semula.
                Admin Pendana

                Ok mksh atas bntuanya akn saya urus kebank indonesia

rindu aritonang

utang sudah di bayar tapi di BI checking masih ada
Antomi Rk

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh

bapak yang saya hormati,

saya mempunyai maslah dengan lembaga leasing di kotas saya pak, ceritanya begini pak..

saya membeli sebuah motro dengan kredit menggunakan leasing tersebut
selama 1 tahun, pembayaran pertama tgl 1 mai 2014, selama 6 kali
pemabyaran saya lancar dan setelah berjalan selama 8 bulan maka saya
melunasi pembayaran kepada leasing tersebut. dan saya hanya telat
pembayaran ke 7 (November 2014 ) selama 39 hari dan pembayan yang ke 8
(Desember 2014) saya telat 11 hari. tanggal 10 Desember Sya melunasi
Pinjaman saya yang tersisa seluruh nya..

sekarang ketika saya hendak mengajukan pinjaman kepada bank, namun
permohonan saya tersebut di tolak oleh pihak bank dengan alasan saya
terkena BI Cheking. menurut data BI Cheking yang disampaikan pihak bank
tersebut saya menunggak pembayaran kepada leasing tersebut sebagai
berikut …November 2014 selama 29 hari,,,, Deesember 2014 selama 89 Hari,
Januari 2015 selama 91 hari, Februari 2015 selama 89 hari…

setelah saya melapor kepada pihak leasing tersebut, pihak leasing
tersebut mengatakan tidak bisa untuk merobah data yang ada di BI. oleh
karena itu saya sebagai pihak yang di rugikan oleh leasing tersebut
meminta nasehat dari bapak, bagaimana langkah yang seharusnya saya
ambil.. saya ingin mengadukan ke pengadilan ,, bagaimanakah langkah2
yang harus saya ambil pak.. mohon saran dari bapak,, saya ucapkan
terimakasih kepada bapak…

    Admin

    Halo, Antomi.

    Sehubungan dengan pertanyaan Anda, dapat kami sampaikan:

    1. Kami sarankan Anda untuk meminta informasi SID ke visitor centre BI di Jakarta, atau dapat memintanya via email. Namun, untuk laporan SID tersebut tetap harus diambil di Jakarta. Untuk persyaratan meminta data BI Checking dapat Anda lihat pada link berikut: http://www.bi.go.id/id/moneter/biro-informasi-kredit/permintaan-idi-historis/formulir/Contents/Default.aspx

    2. Dengan bukti-bukti yang dimiliki, Anda dapat mengajukan komplain kepada bank yang bersangkutan atau dapat berkonsultasi terlebih dulu melalui visitor center BICARA.

    3. Dapat kami sampaikan bahwa seorang nasabah dapat langsung mendapatkan informasi SID-nya (BI-Checking) pada hari yang sama, jika Anda datang langsung ke Bank Indonesia pada hari kerja dan jam operasional pelayanan. Jika data BI Checking tersebut dimintakan melalui bank yang bersangkutan, maka prosesnya merupakan kewenangan bank terkait.

    Jadi, Anda bisa meminta ke pihak leasing untuk mengeluarkan surat bebas tunggakan karena sudah melunasi hutang. Jika pihak leasing tidak bersedia, Anda bisa mengadukan masalah ini ke Bank Indonesia. Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

adeJ

Selamat siang Bapa.
Saya memiliki permasalahan seperti dibawah ini, mohon dibantu saranya dan solusinya.

saya melakukan pelunasan rumah 4 bulan yang lalu, di KPR BTN. yang sebelumnya mempunyai history yang tidak bagus (BI checking). Dan saya coba mengajukan KPR lagi dan ternyata ditolak.

Pertanyaan :
1. Apakah dengan melampirkan perjanjian jual beli materi 6000 itu bisa membantu di proses Credit Analis… ?
Untuk menjelaskan bahwa penyetor rumah tersebut bukan saya lagi sejak 10 tahun lalu.
dan untuk menyatakan saya mengajukan rumah pertama lagi.

2.Dengan menyertakan surat pelunasan di KPR BTN, apakah itu bisa membantu … ?
3. Perberapa tahun pemutihan/ penghapusan nama di BI checking tersebut.
Demikian pokok permasalahannya, mohon saran dan solusinya.

Terimakasih, AdeJ

    Admin

    Halo, Ade. Berikut yang bisa kami sampaikan untuk menjawab pertanyaan Anda:

    1. Perjanjian jual beli tetap dipakai menjadi salah satu persyaratan wajib untuk pengajuan KPR dari sisi legal dokumen, tentu akan menjadi pertimbangan credit analis. Tapi, untuk menjelaskan pengajuan rumah pertama kami rasa tidak membantu karena secara history nama Anda sudah terekam di Bank Indonesia yang sudah memiliki fasilitas KPR sebelumnya.
    2. Untuk memperbaiki history credit harus dari bank yang bersangkutan (BTN). Surat pelunasan tersebut harus dicantumkan bersama dengan perbaikan data BI Checking oleh BTN. Surat pelunasan tersebut akan membantu untuk menjelaskan history pinjaman sebelumnya.
    3. Data history di Bank Indonesia akan ditampilkan periode 2 tahun. Jika selama periode 2 tahun tidak ada status meragukan (kolektibilitas 2,3,4,5) maka secara histori di BI akan baik.

    Untuk konsultasi lebih lanjut, Anda bisa bergabung dalam forum ini: https://www.Admin.com/info/forum/tanya-ahli/
    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

Adhi Wibawa

permisi pak,
saya sudah mengisi form di IDI histories
dan saya dapat balasan bahwa saya tidak terdaftar di IDI historis BI, itu knp yah..?
memang sih saya kalo beli sesuatu selalu cash,
contohnya motor, pembayaran saya cash..

    Admin

    Halo, Adhi. Anda akan terdaftar dalam IDI apabila melakukan pembayaran transaksi dengan cara kredit melalui lembaga keuangan seperti Bank, BPR, atau multifinance. Apabila bapak membayar secara cash, maka histori transaksi Anda tidak tercatat dalam IDI. Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.
        Adhi Wibawa

        Jika seperti itu, apakah berpengaruh jika saya mengajukan KPR rumah, sedangkan saya tidak terdaftar di IDI..
        Terima kasih
            Admin

            Hai, Adhi. Dengan tidak terdaftarnya Anda dalam IDI, pengajuan KPR Anda akan lebih mudah disetujui oleh bank. Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

surianto

Pak saya mau tanya begini pak saya pernah melakukan pinjamaman ke bank saya lancar membayar tetapi angsuran saya tidak oleh depkolektor selama 6bulan setelah saya mengetahui langsung saya lunasi semua pinjaman saya ke bank apa saya termasuk dlm daftar black list

    Admin

    Halo, Surianto.
    Pada dasarnya pembayaran angsuran pinjaman harus dibayarkan langsung ke pihak bank, tidak melalui debt collector. Jadi, apabila Anda membayarkan melalui debt collector dan olehnya tidak dibayarkan ke bank, maka pada sistem bank Anda akan tercatat sebagai tunggakan atau pembayaran tidak lancer sehingga masuk ke dalam kategori black list. Saran kami, sebaiknya Anda langsung datang ke bank bersangkutan untuk menanyakan status Anda agar masalah cepat selesai. Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

citra wati

pak, saya mau tanya.. saya lagi mengajukan KPR atas nama saya. tetapi setelah di BI cek, suami saya yang bermasalah. katanya ada collect 5. untuk nominal yang pasti saya jadi bingung pihak depeloper bilang 3.5 jt. tetapi mertua dan katanya marketing bank MaXXX ( tdk disebutkan ) 12.5 jt. untuk pastinya saya cek kemana, soalnya saya tanya suami saya berapa2 nya dia tidak menjawab. karena saya pribadi tidak tahu menahu mengenai peminjaman tersebut. Mohon solusinya..

    Admin

    Halo, Citra. Anda bisa mengecek pinjaman KPR, nanti akan ada nomor referal yang menjadi ID Anda.
    Anda bisa hubungi customer service atau ke bank terdekat untuk mengecek sisa pinjaman Anda.

    Untuk konsultasi lebih lanjut dengan pakar finansial Admin, Anda bisa bergabung dalam forum ini: https://www.Admin.com/info/forum/tanya-ahli/

    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

Reni

Selamat siang.
Suami saya pernah punya kartu kredit, tp tidak pernah digunakan. Meski begitu ada tagihan yg datang, dan tidak kami hiraukan. Suatu hari suami update data pribadi ke bank, dan sejak saat itu tidak ada tagihan yg datang.
Saat kami mengajukan pinjaman ke bank lain, ternyata ada masalah dg BI checking. Akhirnya kami lunasi tagihan dan menutup kartu kreditnya. Kata pihak bank akan ada surat pemberitahuan dari BI tentang pemutihan. Tapi sudah sebulan belum datang. Jika seperti itu, bagaimana status nya ya? Apakah tetap menunggu surat pemberitahuan sbg tanda masalah sdh selesai? atau apa yg sebaiknya kami lakukan lagi? Mohon bantuan nya… Terimakasih.

    Admin

    Halo, Reni.
    Jika memang sudah dilunasi, bank sebenarnya wajib untuk mengupdate data SID di BI. Jika tidak ingin menunggu terlalu lama, Anda bisa dilakukan pengecekan SID sendiri di BI melalui laman ini: http://www.bi.go.id/id/perbankan/biro-informasi-kredit/permintaan-idi-historis/proses/Contents/Default.aspx

    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

tepi

selamat siang…
saya pernah ada pinjaman k bank BRI…dan ada yang menunggak tetapi belum sampai masa 24 bulan cicilan…tunggakan serta cicilan yang tersisa sudah saya lunasi…tetapi nama saya tetap masuk kk daftar BL akibatnya saya mau pinjam k bank lagi ditolak….kira2 bagaimna caranya agar nama saya terhapus dr BL BI checking???terima

    Admin

    Halo, Tepi.
    Jika memang sudah dilunasi, bank sebenarnya wajib untuk mengupdate data SID di BI. Jika dirasa bank tidak kooperatif, Anda bisa melakukan pengecekan SID sendiri di BI: http://www.bi.go.id/id/perbankan/biro-informasi-kredit/permintaan-idi-historis/proses/Contents/Default.aspx
    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

Jatmiko

selamat sore
saya sedang melakukan proses pinjaman di BRI ( untuk pertama kali nya atas nama pribadi ).
segala sesuatunya sudah lolos namun ada 1 kendala yaitu blacklist BI atas nama ibu kandung saya yang pernah meminjam di BRI juga ( beda unit )
kemudian saya mendatangi BRI terkait tunggakan ibu saya dan bersedia membayar seluruh tunggakan.
pihak BRI menjanjikan memberikan kwitansi lunas dan surat keterangan LUNAS. namun ketika saya tanya apakah blacklist ibu saya bisa terhapus, pihak BRI tidak memberikan jawaban yang pasti.

pertanyaan saya..
apakah dengan kwitansi pelunasan dan surat keterangan LUNAS bisa memperlancar dan memenuhi persyaratan pengajuan pinjaman saya meskipun kalau blacklist belum terhapus di data BI ?

terimakasih . ditunggu balasan nya

    Admin

    Halo, Jatmiko. Seharusnya bisa. pihak BRI wajib meng-update histori pinjaman dari Ibu Anda tersebut. Surat Keterangan tanda lunas dari bank bisa menjadi pegangan ke customer tersebut. Apalagi pengajuan pinjaman juga berada di bank yang sama (BRI) sehingga bisa di cek kebenaran dari surat keterangan tersebut.
    Jika kredit macet (kolektabilitas 5), dan kemudian dilunasi, maka harusnya status kolektabilitas harus jadi lancar (kolektabilitas 1).

    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

darman

selaman pagi… saya berencana untuk membangun sebuah rumah kos-kosan.. sangat strategis dan menurut analisa saya jika itu terealisasi maka itu akan berhasil… akan tetapi saya memerlukan dana untuk proses pembangunan kos-kosan saya sebesar 800 jt. menurut bapak baiknya saya harus kredit di bank dengan jenis kredit apa yah…. dan sebelumnya, nama saya dinyatakan bermasalah di BI. hal ini di karenakan pada waktu kredit sebesar 20 jt. dalam proses pembayaran angsuran, yang tadinya jatuh tempo pembayaran pada tanggal 27 di tiap bulannya akan tetapi saya melakukan membayar pada tanggal 5 bulan depannya.. hal ini terus terjadi dalam proses pembayaran hingga kredit saya lunas.. sehingga saya dinyatakan melakukan penunggakan pembayaran… apa itu memang benar ??

    Admin

    Halo, Darman. Sebaiknya terlebih dulu Anda melakukan BI checking untuk melihat riwayat kredit Anda. Jika masuk dalam daftar BI checking, Anda bisa mengurus agar riwayat kredit Anda pulih kembali dengan cara ini: https://www.Admin.com/info/kredit-ditolak-karena-bi-checking-ini-cara-mengurusnya/
    Setelah itu, Anda bisa mengajukan kredit untuk membangun kos, melalui KPR di Admin: https://www.Admin.com/kredit-pemilikan-rumah
    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

Sanjaya

Selamat pagi,
Mau tanya neh, kalo nama kita masuk dalam daftar BI checking.
Kira2 berapa lama untuk dapat masa pemutihan?

    Admin

    Halo, Sanjaya. Jika proses dari bank sudah selesai, dalam 3-7 hari kerja riwayat kredit Anda bisa pulih.

cecep

selamat malam..
saya mau tanya apakah pihak bank bisa mencairkn dana tanpa ada tanda tngan pemohon???
sya punya permasalahan yg blm menenukan jawaban sampai saat ini.
kejasianya tahun 2011 kaka dari istri meminjam ktp saya dan istri dangan alasan ada pencairan dana dan dari bank BRI,untuk melengkapi pencairan tersebut di bituhkan ktp (waktu itu saya sedang tugas luar kota selama 3 thn) tanpa sepengetahuan spengetahuan saya ktp sayadi pinjam oleh yang bersangkutan,saya baru mrnyadari kalo nama saya tercanrum di bank BRI saat saya ingin mengajukan pijman(tepatnya bulan kemarin) di tolak dengan dalil rijek.
yang ingin saya tanyakan ;
1.apa bisa pihak bank mencairkan pinjaman tanpa tanda tangan pemohonya langsung??
2.kenapa pihak BRI bisa mencairkan dana tersebut??(padahal saya tidak menerima sepeserpun dari dana tersebut)
3.info yang saya dapat dari istri (setelah mengetahui nama saya rijek) dulu petugas BRI pernah datang ke rumah menemui istri saya dengan menyuruh menandatangani surat pembersihan nama (nama saya tetap rijek)
4.surat apa yg di tanda tangani istri saya waktu itu yg si berikan petugas BRI???
5.saya pernah melakukan croschek ke pihak BRI dengan memberikan informasi yg penah istri saya tanda tangani,tapi pihak BRI tidak bisa jawab.
5.apakah ini ada unsur kriminal yg membawa nama saya??
6.harus kemana saya mencari penjelasan atas masalah tersebut??
7.apakah masalah ini bisa di permasahkan ke jalur hukum??karna pinjaman tersebut mengatas namakan saya dan saya tidak menerima sepeserpun dari pinjaman tersebut..
mohon penjelasan atas masalah saya tersebut..
trimakasih.

    Admin

    Halo, Cecep. Berikut jawaban yang bisa kami berikan:

    1. permohonan pengajuan pinjaman tidak akan sah tanpa tanda tangan pemohon pada aplikasi.
    2. jika terjadi pencairan pinjaman tanpa sepengetahuan nasabah yang bersangkutan, bisa terjadi kemungkinan manipulasi data dalam hal ini tanda tangan dipalsukan.
    3. pertanyaan ini kurang begitu jelas, mengapa pihak BRI harus meminta istri untuk menandatangani sesuatu.
    4. untuk hal ini kami kurang paham, mohon ditanyakan kepada pihak bank terkait.
    5. pengajuan kredit fiktif adalah tindak pidana, dan bisa diproses hukum.

    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

dian anggraeni

Selamat sore, saya mau bertanya Kalo saya udh mengajukan kpr dan proses belum sampai akad, apa bisa data yang sebelumnya di rubah dan tidak bermasalah ?
karena saya harus pindah kerja dan belum jd karyawan tetap di kantor yang baru.. Hal ini apa bisa jadi pengajuan KPR saya di tolak ?

    Admin

    Halo, Dian. Anda bisa mengomunikasikan terkait perubahan data Anda melalui pihak marketing yang menangani KPR tersebut. Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

Niken Damayanti

Selamat pagi, maaf ikut nimbrung tanya di sini. Saya baru saja mengecek
IDI historis saya dan sudah dijawab oleh BI bahwa nama saya tercatat di sana.
Pdhl seluruh kredit macet saya sudah lunas 3 tahun lalu (2012). Untuk melakukan
pemutihan, syarat apa yg harus saya lakukan? Apakah saya mesti bawa
surat lunas dari bank2 kreditur saya dulu?

    Admin

    Halo, Niken. Untuk memulihkan riwayat kredit, Anda bisa cek caranya di sini: https://www.Admin.com/info/kredit-ditolak-karena-bi-checking-ini-cara-mengurusnya/

muhammad aji Mujiono

Salam,,,setelah kita mendapatkan ID history ,,apa itu bisa di pulihkan kembali ?
Misalnya di hapus atau pemutihan data khususnya kategori blacklist
Terimakasih.

    Admin

    Halo, Aji. Riwayat kredit masih bisa dipulihkan kembali dengan mengurus BI Checking. Anda bisa lihat caranya di sini: https://www.Admin.com/info/kredit-ditolak-karena-bi-checking-ini-cara-mengurusnya/
    Semoga Anda terbantu dengan informasi ini.

2 komentar:

  1. Permisi admin saya mau tanya, saya ada pinjaman di bri 2 bulan lalu saya menunggak, tetapi sudah saya lunasi. Apakah saya masuk daftar blacklist bi checking?? Soalnya saya ingin mengajukan pinjaman lagi ke bank lain.. mohon bantuannya terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya bank pemerintah atau umum akan menolak debitur yg sdh bermasalah.
      Record anda akan benar2 bersih setelah 5 th setelah pelunasan.

      Tapi anda bisa mencoba mengajukan ke bank, sebab kadang bank akan mereview alasan keterlamabatan pembayaran anda.

      Hapus

Please do not Spam, We will report your account to Google and add it as Spammer. Thanks

Kuta Dana Mitra feeds